#WhoWon : Vine vs Instagram vs Snapchat

Seiring meningkat kualitas layanan penyedia internet, makin banyak orang2 menggunakannya. Apalagi kalo udah bagus2 nya kecepatan donwload dan upload, sekarang orang2 lebih tertarik ke video, bahkan menjamur yang namanya VLOG alias Video Blog.

Ga heran kalo banyak orang2 bikin video2 tentang keseharian mereka, seperti jalan2, makan2, bahkan cium2 an. #NahLoh

Untuk itu, orang2 butuh wadah / tempat untuk mengeluarkan unek2 mereka dalam bentuk video. Manakah di antara ketiga aplikasi ini yang terbaik untuk kategori video: Vine, Instagram, ato Snapchat? #WhoWon?

Seperti biasa, harus di-break down satu per satu, kemudian memberikan centang pada aplikasi yang memenuhi kriteria yang dibahas.

Akses Layanan

Ketiga aplikasi itu menyediakan akses via perangkat berbasis Android OS dan iOS.

Kalo mau lihat melalui website, hanya Vine dan Instagram yang menyediakan dengan batasan di mana fitur2 tertentu saja yang ada di smartphone apps. Snapchat cuma bisa login, bisa buat Snapcode dan download data2 mu, bisa dicek di sini.

Tentu saja kalo kalian mau men-download video2 bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga (third party) yang banyak pilihannya untuk masing2 apps. Kecuali Snapchat. #sad

Vine: ✅
Instagram: ✅
Snapchat:

Jenis Layanan

Disebabkan mereka dari awal memang menyediakan layanan gratis, jempol besar lah buat masing2 apps. Namun seperti karakter orang, masing2 apps punya perbedaan dalam menyediakan layanan videonya.

Vine menyediakan durasi 6 detik untuk setiap video yang di-upload. Untuk resolusi video, hanya 300 x 300 pixel yang berarti ga gede2 lah video yang di-upload. Kalo kamu upload video dengan resolusi 720p ato 1080p maka harus diubah scale ratio-nya supaya sesuai. Kalo ga, bakal keliatan seperti di-zoom in video2 mu.

Instagram sekarang dapat menyesuaikan scale ratio jenis2 video yang di-upload, jadi ga usah pusing2 untuk ngubah rasionya. Bahkan ngikutin resolusi video untuk menampilkannya, tambah mantap ya.

Sayangnya, pengguna perangkat Android OS hanya bisa meng-upload video dengan durasi 15 detik, sedangkan iOS sekarang bisa sampai 60 detik / 1 menit.

Snapchat bisa sampai 10 detik, dengan resolusi sesuai kamera smartphone mu dan hanya bersifat vertical / portrait video. Juga, setiap video hanya bisa dilihat sekali dalam 24 jam, tanpa bisa disimpan.

Vine: ✅ ✅
Instagram: ✅ ✅
Snapchat: ✅

Kualitas Video

LOL. Itu tergantung users (dan tingkat ke-dewa-an dari smartphone-nya).

[Ga ada perubahan]
Vine: ✅ ✅
Instagram: ✅ ✅
Snapchat: ✅

Presentase Users

Menurut Social Media Week, presentase terbesar users di:

  • Vine memiliki 28% pada usia 18-24 tahun.
  • Instagram memiliki 26% pada usia 25-34 tahun.
  • Snapchat memiliki 45% pada usia 18-24 tahun.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa kalo kamu mau mengenalkan diri / produk / jasa / lain2 nya dan sasarannya adalah anak2 muda, sepertinya Snapchat cocok untuk itu.

[“panas”, bung.]
Vine: ✅ ✅
Instagram: ✅ ✅
Snapchat: ✅ ✅

UI & UX

Ga usah muluk2, langsung aja dicek sebagai berikut.

Vine:

  • Replay video otomatis, kecuali di-pause.
  • Notifikasi menampilkan aktivitas terbaru user2 yang di-follow ato yang di-featured langsung oleh Vine, walaupun user tidak follow. Agak mengganggu, karna user belum tentu mau tahu.
  • Menggunakan sistem looping view, jadi berapa kali diputar videonya. Looping terhitung dari user sendiri dan user lain.
  • Video direkam dengan default rekaman kamera smartphone, sedangkan kalo user meng-upload video kreasi sendiri, harus disesuaikan dulu rasionya.
  • Tampilan video user pada profile tidak di-grid / ditata secara fluid / kotak2. Lumayan mengganggu, karna tidak bisa memilih satu video yang mau dilihat.
  • Ada fitur Watch pada profile untuk melihat semua video user dengan sifat slide show, sehingga background nya hitam.
  • Bisa dapat embedded html dan share url video.

Instagram:

  • Replay video otomatis dengan batasan 19 kali putar.
  • Notifikasi dibagi menjadi users dan following, sehingga memudahkan untuk melihat notifikasi untuk user sendiri, dan aktivitas dari users yang di-follow.
  • Menggunakan sistem view count, jadi berapa kali video dilihat oleh per user. Sehingga hanya dihitung ketika users lain melihat video kita. Jika users yang sama melihat lagi maka tidak akan dihitung. (Somebody at Instagram spend too much money on that algorithm)
  • Tampilan video user di-grid / ditata secara rapi. Kalo mau melihat secara vertikal juga bisa.
  • Loading video memakan waktu lebih lama dibanding dengan Vine dan Snapchat. Tergantung resolusi videonya sih, kalo kebagusan maka siap2 berkurang banyak kuota internet mu.
  • Bisa dapat embedded html. Share url video dan share ke sesama user via direct message.

Snapchat:

  • No replay. #sad
  • Notifikasi untuk like dan comment dari temen2 mu. Video terbaru user2 bisa dilihat di Live Story, ato featured langsung dari Snapchat.
  • No view count atopun looping.
  • Video apa yang mau ditampilin di profile?
  • Loading lumayan cepet, di antara Vine dan Instagram.
  • Fitur Smart filter, nambahin teks, emoji dan kenangan. #eh
  • Fitur Geofilter untuk memberikan semacam snap pada lokasi di mana user membuat video itu. Bahkan bisa membuat Geofilter sendiri dengan aplikasi desain grafis dan upload via website Snapchat. Silahkan lihat tutorial Youtube nya di sini.
  • Tidak bisa dapat embedded html. Share video bisa.

[score di bawah]


Dan pemenangnya adalah Instagram, dengan hasil akhir:

Vine: ✅ ✅
Instagram: ✅ ✅ ✅
Snapchat: ✅ ✅

Oke, itu dulu #WhoWon untuk saat ini. Kalo ada ide2 lain, silahkan komen.

Thank you for reading this, and always keep reading books.

#WhoWon : Spotify vs SoundCloud

Advertisements

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s