Review Mr Robot (2016) Season 2 | Semakin Banyak Rahasia, Semakin Menarik

 

Seharusnya udah buat review ini karna 21 September lalu adalah tanggal di mana episode terakhir Mr Robot season 2.

Okay, sepertinya ga usah dibayangkan lagi bagaimana review ini. Mr Robot memang bagus dari awal dan hingga season 2 mereka semakin kuat dalam arti cerita tv serial-nya.

Tv serial yang dibuat oleh Sam Esmail ini memang tidak diragukan kekuatan cerita dan karakternya.

StoryLine

Cerita berlanjut dengan kisah Elliot, seorang hacker & pecandu, di mana penonton dibawa pada sebuah perjalananya menjadi seorang revolusioner. Walaupun dirinya gak mengetahui itu, well setidaknya kepribadian keduanya yang tahu itu (kepribadian ayahnya).

Di season 2 ini, Elliot, Angela, dan Darlene mengeset peran mereka dalam pasca kehancuran E Corp dalam urusan finansial mereka. Bertiga dalam revolusi ini mereka memiliki peran penting untuk membangun apapun rencana yang masih dikatakan sebagai rencana Stage Two. Kemudian, penonton dibawa dengan sebuah pengungkapan bahwa rencana itu adalah rencana Elliot untuk melanjutkan kehancuran E Corp dan perusahaan-perusahaan lain sebagai penyelesaian revolusi mereka.

Inti revolusi mereka, seperti dijelaskan pada season 1, bahwa mereka hanya ingin membuka mata publik dan mebeberkan “hati” perusahaan E Corp yang sebenarnya. Dan membuat jalan untuk masyarakat pada kebenaran. Well kalo saja mereka mengerti, kebenaran tak selamanya diinginkan masyarakat (pendapat penulis, okesip).

Ada beberapa misteri yang diungkap pada season 2 ini, ke mana Tyrell, apa yang akan dilakukan istrinya, bagaimana si pimpinan E Corp, Phillip Price akan merencanakan kebangkitan perusahaan, dan banyak lagi. Oh ya, jangan lupa rencana Dark Army untuk mengambil alih / mengekploitasi dunia (mungkin) via finansial Amerika Serikat.

Inti season 2 adalah misteri season 1 terungkap, misteri baru bertambah. Namun setidaknya penonton bakal tahu rencana Stage Two, hanya saja apa yang terjadi pada Elliot setelah apa yang Tyrell lakukan. ups, spoiler.

Tentu saja, ceritanya selalu bagus, menarik, selalu berusaha mendorong penonton tidak beranjak dari kursi, karna setiap adegan-adegan sangat penting dan berbobot untuk membawakan cerita sampingan dari masing-masing karakter yang ada.

Characters

Rami Malek sekali lagi memberikan akting dan penampilan yang brilian dan hebat. Selamat untuk mendapatkan penghargaan  Primetime Emmy Award for Outstanding Lead Actor in a Drama Series. Congrats, man, you deserve it.

Semua aktor dan aktris di tv serial ini jelas sekali memberikan performa 100%, terlihat dalam konsistensi akting mereka. Walaupun ada satu episode yang menarik sekali untuk Rami Malek, Christian Slater, Carly Chaikin, dan Michel Gill ketika melakukan acara sitkom tahun ’90an yang harus penonton lihat pada Episode 4.

Fokus cerita pada tiga karakter yakni Elliot, Angela, dan Darlene. Mereka memberikan cerita sampingan untuk membawa kita pada cerita utama, walaupun ada beberapa yang sepertinya agak misleading / menipu penonton.

Konflik batin dan motif dialami Darlene dalam membawa grup Black Hat hacker-nya di revolusi bersama juga Dark Army. Selang-seling konflik itu diperlihatkan dan memberikan dorongan besar untuknya melakukan tindakan ekstrim.

Angela masih berusaha menginjakkan kakinya untuk di manakah perannya dalam revolusi ini. Beberapa episode memang memperlihatkan komitmennya yang kuat, terutama ketika berusaha mendapatkan perhatian Price dan Darlene. Semua dilakukannya untuk pencapaian yang besar, namun penulis juga masih bingung untuk motivasinya melakukan semua ini. Namun terjawab ketika episode terakhir season 2 ini. Oke, lanjut.

Elliot berusaha untuk melawan Mr Robot (Christian Slater) agar bisa menjadi dirinya sendiri, tanpa kepribadian ganda. Dia juga terlihat memiliki teman baru, dan terlibat dengan penjahat kelas kakap pedagang senjata gelap dan hiburan illegal. Namun jangan salah, bukan acara Mr Robot kalo tidak ada plot twist dan tipuan mata. Penonton bakal terkejut jika tahu bahwa pikiran Elliot bener-bener kacau.

Cinematography

Semenjak season 1, semua movie enthusiast dan cinematographer dari belahan duni tahu bahwa tv serial ini “menghancurkan” Rules Of Third yang mana adalah teknik framing / komposisi untuk mengambil gambar.

rule-of-thirds-vertical
Rules Of Third

Karna pada tv serial ini menggunakan Quadran Framing yang mana menempatkan subjek pada satu box untuk menunjukkan akting dan box-box lain untuk background-nya. Dilakukan seperti itu karna tema dari Mr Robot ini adalah perjuangan individu dalam tujuan kolektif. Sehingga pantas untuk memakai framing yang memojokkan subjek pada suatu komposisi gambar.

mr-_robot
Quadran Framing

Most Favorite

a. Episode

Episode 4, no doubt. Sebuah pembuka mata bagi penulis. Di mana dunia pikiran Elliot sangat kuat untuk membawakan narasi ceritanya ke dalam tv serial ini.

b. Scene

Grace Gummer berperan sebagai Dom, agen FBI, dia memiliki kehebatan dalam mendalami karakternya ketika berada di kamar tidurnya. Dia berusaha meyakinkan dirinya dengan berbicara pada Alexa, intelejensi buatan pada perangkat Amazon Echo.

Adegan solitude / kesendirianya itu bener-bener menaruh empati dan emosi pada karakter baru di season 2 ini. Sebuah terobosan karakter yang tipikalnya agen FBI itu harus tegas dan berani di lapangan, namun rapuh dan goyah di dalam.

c. Dialogue

Arrggh!

Yang mana lagi coba? Tentu saja percakapan Elliot dan Tyrell. (spoiler alert)

Elliot: You’re the same.
Tyrell: What the fuck are you talking about?
Mr. Robot: We are definitely not the same.


Rating

Setelah, menonton 12 episode maka penulis memberikan nilai:

9.0 / 10

BOOM!

Okay, sampai di sini dulu. Kalo mau komen dan tanggap silahkan saja.

Thanks for reading this, and always keep reading books.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s