Review Kubo and The Two Strings (2016) | Animasi Stop-Motion dengan Pesan Emosional yang Kuat

Tahu film animasi sangat bagus tahun ini, tapi tidak tayang di bioskop Indonesia? Yup, Kubo and The Two Strings. Malah yang ada itu Secret Life of Pet, Storks, dan yang terbaru, Trolls. what the hell?! (Terkecuali Finding Dory dan Zootopia, those were awesome)

Kubo and The Two Strings diproduksi oleh Laika Entertaiment yang telah membuat film animasi The Boxtrolls (2014), Paranorman (2012), dan jangan lupakan Coraline (2009).

StoryLine

Kapan terakhir kali menonton film animasi stop-motion yang memiliki pesan dan pembawaan cerita yang terlihat berbeda dari yang lain?

Kubo and The Two Strings memang tidak memiliki ide original dalam cerita, tapi pembawaan ceritanya bener-bener beda.

Berkisah tentang seorang bocah bernama Kubo yang hidup bersama ibunya. Dia menyukai cerita-cerita dari ibunya, tentang cerita pahlawan bernama Hanzo (ayahnya Kubo), dan kakeknya yang telah “mencuri” mata kiri Kubo sewaktu dia masih bayi.

Suatu saat dia berharap bahwa ayahnya dapat hadir, namun malah terjebak dalam masalah ketika berhadapan langsung dengan keluarga ibunya, sang kakek Kubo yang dijuluki The Moon King.

Kubo terlibat dalam petualangan dengan Monkey dan Beatle untuk menemukan tiga perangkat samurai yang memiliki kekuatan luar biasa untuk mengalahkan kakeknya.

Cerita terdengar klise, karna banyak film-film selalu melibatkan drama keluarga. (Inti film ini memang itu sih)
Tapi pembawaan cerita yang unik, dan setting dunia yang berbeda di mana hal supernatural menjadi lumrah / biasa.

Pembawaan cerita unik karna emosi terlihat lebih dekat dengan kita, manusia. Dan film ini bersifat kelam dan realistis jika dibandingkan Finding Dory dan Zootopia. Memang kedua film itu memiliki relasi dan filosofi dengan cerita mereka dengan masyarakat dengan “nada” film yang ringan. Namun Kubo and The Two Strings membawa ke next level dengan hanya berfokus pada satu ide: keinginan mendalam untuk sebuah keluarga. That’s it.

Characters

Uniknya Laika Entertaiment dalam film mereka adalah penggunaan semacam molding clay untuk karakter-karakter. Namun karakter mereka selalu diatributkan manusia, karna Laika selalu mengedepankan visi untuk realisasi ide seni untuk people.

Selalu menarik mendengar suara Charlize Theron sebagai Monkey sangat enak, apalagi ada Matthew McConaughey sebagai Beetle yang agak annoying, tapi membantu sekali. 

Rooney Mara sebagai The Sisters, wow who knewRalph Fiennes sebagai kakek Kubo alias The Moon King sangat bagus, suaranya hmm punya nada yang mencekam dan berkarisma secara bersamaan.

Setiap karakter di film ini punya semacam pengaruh dalam cerita utama, dan tak ada yang ditampilkan secara sia-sia. Bahkan kertas origami buatan Kubo punya peran unik tersendiri di film ini. Just wow!

Cinematography & Technology of Stop-Motion

Teknologi stop-motion di film ini memang harus diancungi jempol. Keren, sangat menarik, dan halus banget animasinya.
img-2411

Tidak terlihat animasi Disney dan Pixar yang selalu berusaha menggunakan animasi 3D, Laika menggunakan stop-motion molding clay. MOL-DING-CLAY. Tahu apa artinya? Artinya mereka harus menyiapkan gerakan dengan presisi yang tinggi untuk pengambilan setiap foto di mana beratusan foto tersebut diolah menjadi 60 fps. Holy s-.

Dan coba lihat sinematografi film ini, sangat bagus sekali. Melebihi Finding Dory dan Zootopia.
kubo-cover3
kubo-cover


Rating

Setelah menonton secara streaming online, maka penulis memberi nilai:

9.0 / 10

Boom! Yeaah.

Oke, itu dulu. Silahkan komen, saran, dan kritik tanpa SARA.

Terima kasih udah membaca ini, and as always keep reading books.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s