8 Hal Penting di Rogue One yang Kamu (Mungkin) Gak Tahu

Sebelum baca artikel ini ada baiknya penulis kasi tahu bahwa di sini mengandung:

SPOILERS – SPOILERS – SPOILERS

Oke, kalo mau membaca review non-spoilers Rogue One, klik di sini.
Langsung saja, tanpa basa basi lagi.

Delapan Hal Penting di Rogue One yang Kamu (Mungkin) Gak Tahu:

  1. Timeline

    Posisi cerita Rogue One ini berada di waktu antara 5 tahun setelah peristiwa Star Wars Rebel tv series dan sebelum kita bertemu dengan Luke Skywalker di Star Wars Eps IV: A New Hope.

    Saat ini Star Wars Rebel sedang menayangkan season 3, dan semakin kuat ceritanya, walaupun penulis lebih memilih season 2-nya, khususnya episode 20.

    A New Hope merupakan salah satu film dari Star Wars Original Trilogy yang dibuat pada tahun ’70-an hingga ’80-an. Di film itulah yang menampilkan karakter-karakter original seperti Luke, Leia, Han, Chewie, R2-D2, dan C3PO.

  2. No Opening Crawl

    Ada yang memperhatikan pembukaan film Rogue One. Seperti layaknya film Star Wars ada tulisan berwarna biru “a long time ago in a galaxy far far away…” dan kemudian judul “Star Wars” muncul dengan crecendo musik instrumental yang luar biasa. Lalu opening crawl yang menampilkan sub-judul berlanjut beberapa kalimat yang mengawali film.

    Tulisan biru itu muncul, namun tidak berlanjut dengan judul, setelah beberapa adegan Jyn dan orang tuanya, Galen dan Lyra, kemudian penonton diberikan judul besar kuning bertuliskan “Rogue One”. Setelah itu tidak ada opening crawl, hanya berlanjut ke Jyn Erso di dalam penjara Imperial.

    Produser film ini memang memberitahukan ke fans dan penonton umum bahwa film ini memang akan menjadi berbeda dari Star Wars yang lain. Dan memang, film ini asli beda. Apa bedanya? Lanjut baca ke nomor 3.

  3. Different Taste for Star Wars Movie

    Rogue One di-setup untuk memiliki rasa yang berbeda, yakni memiliki cerita yang kelam/dark, intens adegan actions, lebih dewasa, dan berjalan pada area abu-abu/gray area.

    Kelam/dark karna menampilkan ke-realistis-an kenyataan film dan dunia nyata, seperti orang-orang memiliki backstory yang sedih dan tak menyenangkan, dan kematian selalu membayangi setiap karakter.

    Intens karna karakter-karakter ini tidak seperti Luke dan Rey yang selalu dikatakan bahwa mereka “the Force is strong with this one”. Di Rogue One, mereka adalah orang-orang normal/biasa, sehingga jika ada Imperial Troopers datang, kamu bisa merasakan ketegangan di adegan aksi.

    Lebih dewasa dan area abu-abu karna mereka karakter, mereka juga manusia. Tidak ada manusia yang murni jahat dan tidak ada yang murni baik. Tidak ada hitam dan putih di film ini.

    Ayahnya Jyn, Galen, dulunya adalah ilmuwan Imperial yang berusaha membelot, namun kemudian malah tertangkap oleh Director Krennic.

    Jyn sendiri sepertinya merupakan kriminal dari pemerintahan Imperial yang kemudian berusaha melakukan sesuatu yang baik demi ayahnya yang sangat baik dan penyayang.

    Cassian merupakan mata-mata dan assassin, melakukan hal-hal buruk demi perjuangan Rebellion memenangkan perang melawan Imperial. Kemudian bergabung dengan Jyn untuk melakukan hal yang baik, dan dia malah tidak jadi menembak ayahnya Jyn seperti yang telah diperintahkan kepadanya.
    Dan masih banyak lagi. Fuih.

    Apakah jelek? Kamu bercanda kan? Hasilnya bagus, cerdas, dan tepat. Walaupun pembawaan karakter-karakter yang ada kurang mendalam dan ada beberapa dialog yang dirasa kurang menjawab motivasi karakter, namun cerita film dan adegan-adegan yang ada telah menutupi itu semua.

  4. Alan Tudyk as Robot and Pilot

    Oh yess, K-2SO adalah karakter yang di motion-capture (mo-cap for short) oleh Alan Tudyk sehingga dia lebih mudah memerankan sebuah android Imperial yang telah di-reprogrammed. K-2SO di film lebih mengarah pada android yang ditekankan pada analisis strategi dan pilot pesawat Imperial curian.

    Tahu gak kalo ternyata Alan Tudyk itu juga memainkan sebuah android/robot di film I,Robot (2004) yang dibintangi oleh Will Smith. Lebih tepatnya, dia hanya mengisi suara robot Sonny.

    Alan juga memerankan seorang pilot di film Serenity (2005) yang disutradari oleh Joss Whendon (The Avengers, Age of Ultron) dan dibintangi oleh Nathan Fillion (Guardian of the Galaxy) yang mana keduanya masuk ke dalam film Marvel Cinematic Universe. Wow.

  5. Bits from Star Wars Original Trilogy

    a. Darth Vader
    Duh, obviously. James Earl Jones kembali mengisi suara Darth Vader semenjak awal film A New Hope (1977).

    b. Grand Moff Tarkin

    He’s back. Ini adalah karakter yang di-CGI kalo kamu penasaran “kenapa kok karakter itu CGI? kenapa gak ambil aktor beneran?”

    Well, sutradara Gareth Edwards ingin menampilkan Tarkin yang sebenarnya. Memang aktor aslinya telah lama meninggal, namun wajahnya selalu dikenal untuk memerankan Tarkin. Dan Edwards adalah tipe sutradara yang nyaman dengan visual effects CGI. Walaupun agak mengganggu CGI-nya sih.

    c. R2-D2 dan C3PO
    Yup, mereka kedapatan screentime yang sangat sebentar. Tapi sangat refreshing melihat mereka di film Star Wars, karna mereka selalu ada.

    C3PO: Scarif? Why we’re going to Scarif? Why nobody ever told me anything, R2?R2-D2: *tipical beep*

    d. Princess Leia
    Yes, dia muncul di ending film ketika dia diberikan sebuah disk data berisi denah Death Star. Salah satu officer bertanya kepadanya “What is it, Your Majesty?“, dan dia jawab “A hope“. Boom, lanjut ke film A New Hope, itu yang penulis lakukan.

    Tapi di film ini dia juga seperti Tarkin, ditampilkan dengan CGI. Hasilnya? Oh my god, GET that horrible CGI face out of the f*cking way.

    e. Mon Mothma dan Bail Organa
    Aktor-aktris yang sama kembali memerankan kedua karakter itu semenjak Star Wars Eps III Revenge of the Sith (2005), kecuali untuk Jimmy Smits sebagai senator Alderaan Bail Organa yang dari Eps II Clone Wars (2002). Dan, karakter Mon Mothma muncul di A New Hope (1977), walaupun aktris yang memerankan jelas berbeda. Duuh.

  6. Death Star’s Blaster

    Blaster dari Death Star agak berbeda di Rogue One dengan di A New Hope. Bedanya adalah di A New Hope, balster-nya sangat kuat sekali, sekali tembak, planet langsung hancur. Sedangkan di Rogue One, blaster-nya hanya menghancur sebagian permukaan planet. Memang sih, di A New Hope, salah satu officer dari Imperial mengatakan bahwa Death Star sudah “beroperasi secara penuh”. Maka memang akan terlihat berbeda.

  7. Old and New Trooper

    Beberapa troopers baru mewarnai, namun yang dinantik-nantikan adalah Imperial Stromtrooper. Tapi bukankah sudah muncul di The Force Awakens tahun lalu? Bukan, itu bukan Imperial Stromtrooper, mereka First Order Stromtrooper. Apa bedanya? Lihat gambar di bawah.

    fe3505bf13e443baba11e7e1c03b4035
    (Kiri) Imperial Stromtrooper. (Kanan) First Order Stromtrooper.

    Kemudian kita juga disajikan trooper baru yakni Shoretrooper dan Death trooper yang asli keren. Terutama ketika adegan baku tembak di Scarif, Death troopers asli lumayan mencekam.

    shore_thumb
    Shoretrooper

    766f871751eadc25ba1581418498d345bd535e31
    Death trooper: Para petarung elit untuk heavy enforcement dari ground force Imperial dan penjaga khusus untuk para petinggi Imperial, seperti Director Krennic.
  8. Film Scores

    Score-nya sudah dijelaskan di Rogue One (2016) Review bahwa memang ada temp music yang mengambil dari Star Trek, karna wajar saja komposer untuk Rogue One juga yang mengkomposisi tema musik di Star Trek.

    Tapi yang kalian (mungkin) tidak tahu adalah musik yang digunakan, adalah notasi-notasi yang dipakai di awal dan di ending film Star Trek. Dan anehnya, juga digunakan di awal dan ending film Rogue One. Hmmm.

    Notasi tersebut yang digunakan pada Rogue One adalah notasi lagu Night in the Yorktown di Star Trek Beyond pada menit 2:20-2:30. Kamu bisa cari di Star Trek Beyond Official Soundtrack oleh Michael Giacchino di Spotify dan Youtube.

    Tambahan juga, ternyata tema musik Rogue One hanya dikerjakan dalam waktu tiga minggu sebelum peluncuran perdana film dikarenakan pengunduran jadwal dan reshootings dari fase produksi film. Bayangkan betapa keras kerja Giacchino untuk mengkomposisi tema musiknya. Good job tho.

Advertisements

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s