7 Hal Penting di Wonder Woman yang Kamu (Mungkin) Gak Tahu

Kalo sudah nonton Wonder Woman, mungkin ada beberapa hal yang kamu lewatkan atau tidak tahu sebelumnya. Beberapa hal tersebut punya relasi dengan karakternya di buku komik pada era Golden Age buku komik, atau dari yang terbaru.

Klik di sini untuk baca review non spoiler Wonder Woman.

Langsung saja, 7 hal penting di Wonder Woman yang kamu (mungkin) gak tahu:

  1. First Live-Action Movie of Wonder Woman in Cinema

    Wonder Woman sudah ditampilkan di komik, animasi, dan tv serial pada tahun ’70an, namun tidak pernah dalam versi film solo di layar lebar. Sekarang, melalui kerja sama antara DC Studio dan Warner Bros, pertama kalinya Wonder Woman memiliki film solo dengan cerita yang terinspirasi dari komik Wonder Woman edisi The New 52 dan DC Rebirth dengan beberapa pembaharuan dalam pendalaman dan hubungan karakter.

  2. Steve Trevor

    Tetap mengikuti akar cerita Wonder Woman pada masa Golden Age buku komik di mana Diana bertemu dengan seorang mata-mata Steve Trevor yang pesawatnya jatuh di Themyscira. Sedangkan pada masa Silver, Bronze, dan Modern Age buku komik, tidak ada penyebutan Steve Trevor, kalaupun ada dengan beberapa alterasi yang berbeda dengan cerita original awal.

    Hanya saja di film animasi, Steve Trevor tetap ditampilkan, entah itu diperlihatkan sebagai seorang kolonel Amerika Serikat di era 2000an, ataupun pendamping/penasihat Diana antar dia dan pemerintah.

  3. WWI setting

    Dalam masa Golden Age komik, Wonder Woman diperkenalkan dengan Perang Dunia Kedua. Sedangkan di film ini, Perang Dunia Pertama digunakan sebagai setting tempat untuk cerita. Rumor bahwa DCEU berusaha membedakan dengan MCU’s Captain America di mana menggunakan Perang Dunia Kedua sebagai setting-nya.

    Sutradara Patty Jenkins mengatakan bahwa alasan menggunakan Perang Dunia Pertama sebagai setting Wonder Woman karena memiliki sinergi persamaan cerita di mana perang tersebut berada di awal era peradaban dan kemanusiaan sedang mencari akar permasalahan yang tak jelas siapa musuh sebenarnya, layaknya Diana mencari jati diri dan tujuan sebenarnya dia di dunia. “Kemudian kau bawa seorang dewa dengan kompas dan moralitas sebuah kepercayaan, dan taruh di dunia ini, dan ada pertanyaan terkait hak wanita [di masa itu], dan perang dimekaniksasi di mana kamu tidak melihat siapa yang kamu bunuh,” tutur Jenkins.

  4. The Team

    Di film, Diana memiliki tim yang terdiri dari Steve Trevor, The Chief, Charlie the sniper, dan Sameer “Sammy”. Sepertinya hal ini sengaja dibuat hanya untuk asal usul Wonder Woman versi film DCEU.

    mv5bm2fhymeynzqtnzq0ys00ntk2ltk2otitmjm0oty1njk0ntjhxkeyxkfqcgdeqxvynjuyodq4odu-_v1_
    kiri ke kanan: Sameer, Steve, Diana, The Chief, dan Charlie.

    Dalam komik, Wonder Woman tidak memilki semacam tim perang, walaupun dia bergabung dengan Justice Society of America pada masa Golden Age, dan Justice League semenjak masa Bronze Age komik.
    BTW Bruce Wayne mencari dan menemukan foto original Diana dan timnya, dan memberikannya ke Diana di babak pertama film. Padahal Diana gak minta sama sekali ke Bruce untuk mencari foto originalnya. Oh that’s really nice, Bruce.

  5. Ice cream scene

    Sebuah adegan di mana Wonder Woman pertama kali mencicipi es krim, ini adalah homage dari komik dan animasinya.

    da2gifmuwaaxhiq
    sebuah homage dari film animasi Justice League War (2014).

    credit-dc-comics
    Juga, sebuah homage dari novel grafik Justice League Origin yang ditulis oleh Geoff Johns pada tahun 2012.
  6. Homage to Lynda Carter

    Diana menggunakan gaun malam berwarna biru di pesta dansa Kekaisaran Jerman untuk merayakan kemenangan di Perang Dunia Pertama. Hal ini sepertinya menunjukkan sebuah homage untuk Lynda Carter yang memerankan Diana Prince di tv serial Wonder Woman pada tahun ’70an.
    c96vj_1umaaeyuc

  7. Her Origin Story

    Dalam komik untuk cerita original Wonder Woman, dia diciptakan dari lumpur yang dibentuk oleh ibunya, Hippolyta, dan dihidupkan oleh raja dewa Zeus. Namun untuk menggunakan cerita lebih realistis, sepertinya penulis naskah dan produser menggunakan asal usul cerita dari versi komik Wonder Woman edisi The New 52 di mana Diana adalah seorang demigod, setengah manusia-setengah dewa, yang mana ayahnya adalah Zeus.

    Dan juga untuk menggunakan pedang Godkiller —yang penulis kira diadaptasi dari cerita komik Deathstroke #7 oleh Tony Daniel, James Bonny, dan Sandu Florea— dan ternyata Diana sendirilah sang God Killer. Seperti di film, Ares mengatakan “Hanya dewa yang bisa membunuh dewa lain”, dan ketika Diana menampakkan kekuatan sebenarnya sebagai anak Zeus, dia menggunakan petir untuk membunuh Ares.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s