Mengapa Dunkirk Terlihat Orisinal dan Unik? (SPOILERS)

Christopher Nolan merupakan salah satu sutradara era modern yang memiliki rasa seni yang menarik dan bertalenta tinggi untuk menampilkan cerita kompleks secara sederhana dan unik. Dimulai dari film pertamanya The Following (1998) hingga Interstellar (2014), Nolan selalu berhasil memikat penonton, baik para penggemarnya atau bukan, untuk menonton film-filmnya yang multi-genre dan penuh filsafat.

Mild spoilers here.

  1.  Non-Linear Storytelling on Three Different Settings

    Dunkirk (2017) adalah film perang dunia kedua berdasarkan kisah nyata di mana melibatkan pasukan Inggris dan Perancis yang terjebak di pelabuhan Dunkirk (Dunkerque) dari 29 Mei hingga 4 Juni 1940. Selama seminggu pasukan Sekutu dikepung oleh pasukan Jerman Nazi yang melancarkan serangan setelah penjajahan terhadap negara Polandia, Perancis, dan Belgia.

    Cerita dibagi menjadi tiga setting: darat (moles), laut, dan udara.
    ♦Di darat waktu berjalan selama satu minggu perang Dunkirk,
    ♦di laut ditampilkan satu hari terakhir perang, dan
    ♦di udara ditampilkan satu jam terakhir perang tersebut.
    Dan semua cerita ditampilkan dengan plot non-linear sehingga dapat melompat dari satu waktu ke waktu lain tanpa bertumpukkan dan tidak mengganggu satu cerita sama lain.

    Di darat, pasukan Sekutu yang menunggu untuk dijemput oleh kapal perang besar, walaupun mereka diserang pasukan udara Jerman dengan bom sehingga mereka tak berdaya, menembaki pesawat tersebut pun percuma. Namun, mereka dibantu dengan pasukan udara Inggris RAF yang melawan pesawat Jerman tersebut. Dan para penduduk lokal yang berani menjemput para pasukan Sekutu dengan kapal kecil ke Dunkirk.

    Fakta: warga Inggris menjemput para pasukan Sekutu di Dunkirk dengan kapal kecil (e.g. kapal nelayan, kapal yacht kecil) disebabkan perintah Operation Dynamo yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri Winston Churchill saat itu. Hal ini terjadi karena kapal perang besar (e.g. kapal tipe destroyer) tidak bisa mencapai pantai pelabuhan Dunkirk yang perairannya dangkal.

  2. Characters & Stories

    Dalam wawancara dengan Film4, Nolan menerangkan bahwa alasannya tidak memperlihatkan tentara Jerman Nazi ataupun memperlihatkan mereka fokus di frame film adalah karena mereka bukanlah musuh di film ini, musuh sebenarnya di film ini adalah waktu. Yup, waktu.

    Film ini menayangkan berapa lama pasukan Sekutu harus menunggu dijemput, ketidakpastian kapal Inggris untuk menjemput, dan ketegangan karena dibom oleh pesawat Jerman. Semua ini terjadi dalam lingkup waktu seminggu yang terkesan panjang, sehingga Nolan menekankan bahwa dia ingin penonton juga merasakan hal “menunggu” itu layaknya para pasukan tersebut.

    Untuk membangun situasi intens tersebut, Nolan menggunakan semua fakta di lapangan dari kejadian Dunkirk, tapi tetap mem-fiksi-kan karakter, seperti di awal film ketika kertas flyers yang dibuat Jerman Nazi bertuliskan “We Surround You“.

    main-qimg-b6179274d7de26377ceb5144f6855160
    Flyers Jerman Nazi untuk prop film Dunkirk.
    main-qimg-65b96eabb62c9872c3531778939e520a-c
    Selembaran asli Jerman Nazi ketika peristiwa Dunkirk berlangsung. Sumber: Quora

    Nolan menggunakan kapal, pesawat, pantai, dan kostum asli untuk menirukan kejadian Dunkirk, sehingga jika penonton melihat ada kapal tenggelam terlihat asli, hal itu memang ada kapal yang benar-benar dibuat tenggelam dengan sengaja. Hal itu juga alasan Nolan menggunakan kamera film IMAX dibandingkan kamera digital, dia ingin memberikan rasa film perang layaknya film dokumentasi perang yang direkam dengan kamera film.

    Nolan merekam film ini dengan format frame lebar 70mm yang tidak umum digunakan. Hal ini dilakukan untuk menangkap gambar keseluruhan situasi peristiwa Dunkirk, sehingga tidak menggunakan format Super 35mm atau 16mm yang biasa digunakan para filmmakers.

    Karakter di film ini tidak banyak berdialog karena memang disengajakan seperti layaknya peristiwa saat itu terjadi. Nolan ingin memperlihatkan fokus pada cerita visual dibandingkan dijelaskan melalui dialog. Cerita visual tersebut terlihat bagaimana pasukan Sekutu terlihat lelah hanya untuk menunggu, tidak ingin banyak berbicara, di pikiran mereka hanyalah “pulang dengan selamat dan utuh”. Tapi, Nolan tetap membuat karakter menjadi dinamis dan mendalam dalam tingkah laku dan pengambilan keputusan dalam situasi perang. Memperlihatkan bagaimana tingkah para prajurit demi menyelamatkan diri mereka sendiri dalam situasi intens dan mencekam ketika Jerman Nazi semakin mendekat.

    Tidak ada peran antagonis di film ini, walaupun karakter yang dimainkan Cillian Murphy memukul bocah hingga mati terlihat jahat, dia tetap seorang korban perang, terlihat dari tingkah dan ekspresinya ketika pemilik kapal yang menyelamatkan dirinya berlayar ke Dunkirk untuk menyelamatkan prajurit lain di Dunkirk.

    screen-shot-2016-12-15-at-10-18-53
    Aktor Cillian Murphy di film Dunkirk (2017).
  3. Settings and Their Cinematography

    Setiap sinematografi di setiap setting film memberikan gambaran situasi yang dialami oleh para karakter di setiap setting tersebut.

    ♦Darat: menggunakan Lock-down POV shots yang mana menggunakan sudut pandang karakter yang terkunci fokus sehingga memberikan pandangan apa yang dilihat dan dialaminya. Juga menggunakan steady wide shots untuk memperlihatkan situasi ketidakpastian, kebosanan, dan lama penungguan pasukan Sekutu untuk dijemput.

    ♦Laut: menggunakan handheld shots untuk memperlihatkan betapa kacaunya kondisi di laut di mana pikiran dan situasi peristiwa Dunkirk yang dialami para pasukan dan warga Ingrris.

    ♦Udara: menggunakan Up-close tight shots di mana memperlihatkan itulah pandangan seorang pilot pesawat perang WW2 yang tampak sempit dan terbatas ketika sedang melawan pesawat Jerman Nazi. Nolan juga menggunakan wide shots untuk menampilkan pertarungan jarak dekat (dog fight) antar pesawat. Adegan bagaimana antar pesawat menembak dan menyerang disesuaikan dengan yang sebenarnya, sebab Nolan menggunakan pesawat asli untuk adegan ini. Wow.


Sekian artikel Film Analysis untuk film Dunkirk (2017).

Terima kasih sudah membaca ini. Silahkan komen, kritik, dan saran.

As always, keep reading books.

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Fakta Unik says:

    Film Dunkirk sangat menginsfirasi bagaimana arti dari kegigihan. mungkin bisa juga di paparkan gan terkait mengapa bangsa jerman begitu hebat dalam menyerap perkembangan teknologi?

    Like

  2. Masridho says:

    Mantap Review nya gan..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s