Wonder Woman (2017) Review | Film Perdana yang Solid dan Memikat

Finally… Wonder Woman merupakan ikon feminisme penting dalam sejarah dan budaya yang dimulai dari sebuah buku komik. Dan semenjak Batman V Superman: Dawn of Justice (2016), penulis menunggu dengan (gak) sabar untuk film ini, dan lemme tell you that this movie is really good. Advertisements

Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) Review | Cerita Epik yang Kurang Fokus

The a-holes are back, baby! Sekuel dari film blockbuster Marvel’s Guardian of the Galaxy yang disutradarai oleh sutradara fenomenal James Gunn, dan dibintangi oleh Chris Pratt, Zoe Saldana, Dave Bautista, Bradley Cooper, Vin Diesel, Michael Rooker, dan aktor legendaris Kurt Russel. StoryLine Setting cerita di mana para Guardians sedang mengerjakan tugas bayaran mereka dari Sovereign,…

Ghost in the Shell (2017) Review | Film Surealis Menakjubkan yang Kekurangan Pesona Cerita

Ghost in the Shell merupakan film adaptasi dari anime berjudul sama yang disutradarai oleh Mamoru Oshii pada tahun 1995 yang mana diadaptasi dari manga berjudul sama karya Masamune Shirow pada tahun 1989. Film ini disutradarai oleh Rupert Sanders, dan dibintangi oleh si cantik Scarlett Johansson, Pilou Asbæk, dan Takeshi Kitano. No spoilers here. StoryLine Film ini mengenalkan dunia…

The Devil’s Candy (2017) Review | Indie Horror Sejati dengan Visual yang Menyolok

Film ini merupakan film indie horror yang tahu bagaimana membuat horror sejati dan tidak memalsukan dengan jump scare yang murahan serta film scores menegangkan yang menipu. Film ini dibuat dengan sentuhan asli dari ketakutan manusia terhadap perilaku yang menyimpang manusia lain dan suatu pengaruh supernatural yang kasat mata. Just. Freaking. Awesome. The Devil’s Candy disutradarai oleh…

Life (2017) Review | Menarik, tapi Kurang Mengesankan

Well, film ini berusaha untuk terlihat seperti film Alien (1979), 2001: A Space Odyssey (1968) dan Gravity (2013), hanya saja tidak sebagus ketiganya. Not even close. Life disutradarai oleh Daniel Espinosa, dan dibintangi oleh Jake Gyllenhaal, Ryan Reynolds, dan Rebecca Ferguson. No spoilers here.

Brimstone (2017) Review | Realita Kelam Feminisme yang Bukan Main

Kalo ingin menonton sebuah film yang mengisahkan kebenaran realita yang tidak setengah-setengah, bener-bener murni, tanpa filter, ini film yang cocok buat kamu. Persiapkan mental juga jika tidak ingin merasa merinding atau jijik terhadap pengambaran di film ini karna film ini menyajikan apa adanya arti kekejaman manusia terhadap manusia lain. Brimstone (2017) disutradarai oleh Martin Koolhoven,…

Logan (2017) Review | Salam Perpisahan yang Sempurna untuk Wolverine

Logan (2017) di mana peran terakhir Hugh Jackman sebagai Wolverine sekaligus sebuah “salam perpisahan” yang sempurna untuknya. Film ini disutradarai oleh James Mangold, dan dibintangi oleh si legendaris Hugh Jackman, Patrick Stewart, Dafne Keen, Boyd Holbrook, dan Richard E Grant. No spoilers here.

Nocturnal Animals (2016) Review | Ketika Kenangan Menjelma sebagai Balas Dendam

Ada film yang mendapat kurang perhatian dari masyarakat banyak, namun sudah dijamah oleh para kritikus film. Memang kalo film indie (independent) pada umumnya kurang mendapat perhatian layaknya anak tiri. Sorry, no judgement tho. Mendapat keuntungan box office yang masih di bawah budget film mungkin memang bukan alasan untuk selalu membuat film indie daripada film studio,…

The Handmaiden (Ah-ga-ssi) (2016) Review | Menarik, Lucu, dan Penuh Gairah

Dari Korea Selatan, muncul film yang bener-bener bagus, dan penulis baru tahu bulan ini, padahal ini film sudah dari September lalu. Goddammit, saat bioskop Indonesia tidak menampilkan film bagus, penulis merasa kesal. Kecuali, Train to Busan (2016) sempat muncul sih. The Handmaiden (Ah-ga-ssi) disutradarai oleh  Chan-wook Park (Oldboy), dan dibintangi oleh Min-hee Kim sebagai Lady Hideko, Jung-woo Ha sebagai Count…

10 Film Terbaik 2016 dengan Sinematografi yang (Terlalu) Bagus

Tahun 2016 penuh dengan film-film bagus, tapi ada beberapa saja yang menampilkan sinematografi yang (terlalu) bagus. Jadi, di daftar ini sudah tidak dipertanyakan lagi apakah skenario filmnya bagus atau tidak, yang menjadi persoalannya adalah visual, audio, dan editing serta bagaimana ketiga unsur itu menampilkan cerita ke film.

8 Hal Penting di Rogue One yang Kamu (Mungkin) Gak Tahu

Sebelum baca artikel ini ada baiknya penulis kasi tahu bahwa di sini mengandung: SPOILERS – SPOILERS – SPOILERS Oke, kalo mau membaca review non-spoilers Rogue One, klik di sini. Langsung saja, tanpa basa basi lagi.

Rogue One (2016) Review | Intens, Mendebarkan, dan Sedikit Terburu-Buru

Sebuah film spin-off anthology dari Original Trilogy of Star Wars (A New Hope, Empire Strikes Back, dan Return of the Jedi) tayang dan menjanjikan “rasa” yang berbeda dari film original tersebut? Kenapa enggak? It’s Star Wars movie, man. I’m a die-hard fan of Star Wars btw. Rogue One disutradarai oleh Gareth Edwards (Monsters, Godzilla), dan dibintangi oleh…